Archive for the ‘Kumpulan Artikel Berita Internasional’ Category

Dulu banyak orang mengira Mark Zuckerberg gila ketika ia menolak tawaran akuisisi Yahoo atas situs jejaring sosial buatannya Facebook dengan harga US$ 1 miliar. Tapi nyatanya, walau tawaran sudah dilipatgandakan, Mark tetap menolak.

Pada 2007 lalu Microsoft memberikan tawaran akuisisi US$ 15 miliar atau sekitar Rp 135 triliun, tapi tetap ditolak. Informasi ini terungkap pada konferensi pers pada konferensi web di Paris dengan judul “How to get acquired”.

Senior Direktur Strategi dan Akuisisi Microsoft, Fritz Lanman, menegaskan bahwa Microsoft sudah berusaha untuk mengakuisi Facebook. “Ya kami mencoba untuk akuisisi, Facebook memiliki banyak kesamaan,” kata dia.

Maka CEO Microsoft Steve Ballmer mendekati Mark Zuckerberg dan menawarkan US$ 15 miliar. Zuckerberg dilaporkan membalas Ballmer dengan mengatakan, “Mengapa bukan kami yang membeli perusahaan anda sebesar US$ 15 miliar?”

Usai penolakan tersebut, Microsoft membuat investasi US$ 240 juta (Rp 2,16 triliun) ke Facebook untuk kemitraan pencarian seperti yang ada sekarang.

Walau ada kerja sama dengan Microsoft, Zuckerberg menolak menjual situs jejaring sosial terbesar itu. “Saya tidak ingin menjual perusahaan, kecuali jika saya masih bisa terus mengontrolnya,” kata dia.


Share

Bagi sebagian orang, menemukan uang dalam jumlah banyak milik orang merupakan rezeki nomplok. Namun, tidak demikian dengan seorang tuna wisma di Amerika Serikat (AS) berikut ini.

Menemukan uang yang nilainya setara dengan puluhan juta rupiah, gelandangan bernama Dave Tally itu tidak gelap mata. Dia justru mengembalikan uang itu kepada pemiliknya. Kendati tanpa pamrih, niat baik Tally itu mendapat balasan lebih dua kali lipat dari nilai uang yang dia temukan.

Kantor berita Associated Press pada 10 Desember 2010 menuturkan, tunawisma asal Kota Tempe di negara bagian Arizona itu suatu ketika menemukan tas berisikan uang sebesar US$3.300 atau sekitar Rp. 29,7 juta. Tally baru saja sembuh dari kecanduannya terhadap obat-obatan terlarang dan alkohol.

Dia menemukan kantong tas berisi uang tersebut sepulangnya dari membetulkan sepeda. Tanpa pikir panjang, Tally langsung memberikan tas beserta isinya ke sebuah komunitas pelayan tunawisma di Tempe. Lelaki berusia 49 tahun itu tidak mengambil sepeserpun dari uang tersebut, padahal uang di kantongnya telah habis untuk membetulkan sepeda.

Setelah ditelusuri, ternyata gepokan uang di dalam tas tersebut milik Bryan Belanger, seorang mahasiswa di Universitas Negeri Arizona yang kehilangan tas ketika hendak membeli mobil bekas. Bersama dengan Stephen Spark, staf komunitas pelayan tunawisma, Tally mengembalikan uang tersebut kepada Belanger. Kisah Tally ini diberitakan oleh radio KTAR yang langsung menjadi pembicaraan seluruh kota.

Atas kejujurannya ini, Tally dipuji sebagai pahlawan para tunawisma karena telah merubah citra mereka yang buruk. Dewan kota Tempe yang tersentuh dengan kejujurannya, membuat rekening untuk sumbangan seluruh kota. Banyak warga yang kagum juga memberikan cek kepadanya yang jumlahnya bahkan melebihi uang yang dia temukan, yaitu senilai US$8.000 (Rp.72 juta). Tidak sedikit dari warga juga menawarkan pekerjaan kepadanya agar Tally dapat mandiri.

Seorang dokter gigi bahkan memberikan perawatan gigi dan memberikan gigi palsu secara gratis kepada Tally. Seorang pengacara menawarkan jasa pro-bono kepadanya untuk menangani kasus-kasus lama yang menimpanya. Walikota Tempe, Hugh Hallman, menjadikan hari ditemukannya uang tersebut sebagai hari Dave Tally.

“Saya tidak menyangka semua berakhir seperti ini. Saya hanya berpikir untuk mengembalikan tas tersebut dan semuanya selesai,” ujar Tally.

Dulunya, Tally adalah seorang pengawas di sebuah perusahaan kontraktor. Dia kehilangan pekerjaannya ketika pada tahun 1999 dia didakwa karena mengendara dalam keadaan mabuk. Karena itu juga dia kehilangan izin mengemudinya. Tally mengaku dia memang pernah kecanduan alkohol dan obat-obatan.

Tally mengatakan akan menggunakan uang yang dia peroleh dari sumbangan untuk merencanakan hidupnya. Dia mengatakan ingin membuka sebuah pusat pelatihan komputer. Dia juga mengatakan akan memilih pekerjaan yang ditawarkan kepadanya.


Share

Waw…Waw… Mobil Pangeran Charles diserang oleh para demonstran dalam aksi protes mahasiswa di London, Kamis (9/12), tetapi sang pangeran dan istrinya, Camilla, tidak terluka.

Ahli waris takhta kerajaan Inggris yang berusia 62 tahun, dan istrinya yang berusia 63 tahun, Duchess of Cornwall, sedang bepergian ke teater di pusat kota London saat kendaraan mereka ditendang oleh demonstran yang sedang berunjuk rasa. Jendela samping di jok belakang, tempat Charles duduk, dipecahkan dan mobil itu lalu dilaburi cat putih.

“Kami dapat memastikan bahwa mobil Their Royal Highnesses diserang oleh para demonstran di tengah jalan menuju London Palladium,” kata juru bicara Clarence House, tempat tinggal Charles. “Mereka berdua, Charles dan Camilla, tidak terluka.” Keluarga kerajaan Inggris selalu dikawal secara diam-diam tapi dengan keamanan yang tinggi.

Sebuah aksi protes mahasiswa terhadap kenaikan biaya kuliah universitas, yang berkembang menjadi kerusuhan di sekitar gedung parlemen, menyebar ke bagian lain pusat kota London setelah pemungutan suara atas usul itu lolos di parlemen.


Share

Korea Utara menembakkan artileri di perairan pantai baratnya, Rabu, dan sempat membuat pasar keuangan Korea Selatan gelisah. Walau demikian, pasar segera pulih setelah media memberitakan bahwa itu hanyalah latihan militer.

Seorang pejabat militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan, pada pukul 09.04 waktu setempat, sejumlah peluru artileri jatuh di daerah Korea Utara (Korut) di utara Garis Perbatasan Utara. Penembakan yang menurut media lokal merupakan latihan militer itu terjadi hanya dua minggu setelah Korut menembaki sebuah pulau Korsel dekat perbatasan yang disengketakan di lepas pantai barat semenanjung Korea yang terbagi dua itu.

Latihan dilakukan saat pejabat penting militer Amerika Serikat mengunjungi Seoul. Di sana mereka mendesak China untuk bertindak sebagai satu pemimpin dunia dan mengekang Korut selaku sekutunya untuk memperingatkan bahwa “orang jahat” dari Pyongyang akan terus berusaha mengacaukan kawasan itu. Laksamana Mike Mullen, Ketua Gabungan Kepala Staf AS, mengunjungi ibu kota Korsel, Seoul, untuk menunjukkan komitmen dan solidaritasnya pada sekutu AS itu setelah Korut memberikan serangan dan mengungkapkan kemajuan bidang nuklirnya.

Dalam sebuah indikasi kegiatan diplomatik yang muncul sejak Korut menyerang sebuah pulau Korsel, surat kabar The Washington Post memberitakan bahwa Gubernur New Mexico Bill Richardson mungkin akan mengunjungi Pyongyang pekan depan untuk menjalani sebuah perundingan pribadi dengan para pejabat penting atas undangan orang penting di sana. Kunjungan Mullen ke Korsel dan Jepang menyusul perundingan di Washington, Senin, antara Menlu AS Hillary Clinton dan sejawat-sejawat dari Korsel dan Jepang. Ketiga menlu itu menyatakan sangat cemas atas serangan-serangan Korut dan menyerukan China melakukan tindakan terhadap sekutunya yang suka melawan itu.

Selasa, Beijing mengancam balik AS dan sekutu-sekutu Asianya atas penolakan mereka untuk berunding dengan Korut. Mereka mengatakan, dialog adalah satu-satunya jalan untuk meredakan ketegangan yang meningkat di semenanjung Korea itu. Namun, Mullen mengatakan, China harus berbuat lebih banyak karena ekonomi mereka tergantung pada stabilitas.

“Mereka adalah pemimpin dunia dan para pemimpin harus berusaha, terutama untuk mencegah krisis-krisis dan mencegah kegiatan-kegiatan yang membuat ketidakstabilan yang sangat jelas datang dari para pemimpin di Pyongyang,” katanya. China menganggap Korut sebagai salah satu penyangga strategis terhadap Korsel (sekutu AS), juga mitra dagang dan penyumbang terbesar terhadap Pyongyang.

Menurut pejabat itu, Wakil Menlu AS Jim Steinberg akan memimpin delegasi AS ke China pekan depan dalam usaha membujuk Beijing untuk lebih menekan Pyongyang walaupun China khawatir bahwa ini mungkin membuat Korut goyah. Ketika Korsel melancarkan latihan militernya sendiri dengan menggunakan peluru tajam, Mullen akan bertemu dengan para pejabat senior militer Korsel dan Presiden Lee Myung-bak. Lee mengatakan, ia akan mengubah pulau yang diserang bulan lalu itu dan empat pulau lainnya menjadi benteng militer.

Mullen mengatakan, ia ingin meninjau berbagai latihan militer Korsel yang direncanakan akan diselenggarakan dalam bulan-bulan depan dan bekerja sama dengan Seoul untuk menenangkan situasi.


Share

Para terpidana mati di penjara Amerika Serikat secara tradisional diperbolehkan minta apa saja yang mereka ingin makan pada kesempatan makan mereka terakhir sebelum dieksekusi. Berikut adalah beberapa permintaan yang tidak biasa yang disampaikan kepada staf penjara, sebagaimana dilansir Telegraph, Rabu (8/12/2010).

Thomas J Grasso: Remis dan SpaghettiOs
Grasso dihukum mati tahun 1995 karena menggunakan lampu-lampu pohon Natal untuk mencekik seorang wanita berusia 85 tahun. Permintaan makanan terakhirnya yang aneh adalah 2 lusin remis kukus, 2 lusin kerang kukus, cheeseburger ganda Burger King, enam iga babi panggang, dua milkshake besar, sekaleng SpaghettiOs dengan bakso, setengah pie labu, stroberi, dan krim. Sayang, panjang atau rumitnya daftar sepertinya membingungkan para staf dapur yang kemudian membuat satu kesalahan penting. Kata-kata terakhir Grasso sebelum dieksekusi adalah, “Saya tidak mendapatkan SpaghettiOs saya, yang saya dapatkan spaghetti. Saya ingin pers mengetahui hal itu.”

Robert Buell: Sebuah zaitun hitam
Buell dijatuhi hukuman mati karena melakukan pembunuhan dan kekerasan seksual terhadap Harrison Krista yang berusia 11 tahun pada tahun 1982. Buell bersikeras bahwa dia tidak bersalah meskipun dirinya dihukum 121 tahun penjara karena tuduhan pemerkosaan lainnya. Permintaan makanan terakhirnya adalah sebuah zaitun hitam dengan tunas yang telah dibuang.

Gerald Lee Mitchell: Sekantong Jolly Rancher
Mitchell dinyatakan bersalah karena telah membunuh seorang pria yang tidak mau menyerahkan sebuah kalung yang ia inginkan, dan dituduh merampok serta menembak dua orang dalam perdagangan obat bius. Makanan terakhirnya mungkin tidak bergizi, tetapinya tentunya sangat warna-warni, yaitu sekantong permen Jolly Rancher dalam berbagai macam rasa.

James Edward Smith: Segumpal kotoran
James Smith dieksekusi pada Juni 1990 karena pembunuhan dan perampokan di Houston, Texas. Sebagai makanan terakhir, Smith meminta kotoran, diduga agar ia bisa melakukan ritual voodoo. Namun, keinginannya tidak dikabulkan karena kotoran tidak termasuk dalam daftar makanan yang disetujui sistem penjara. Dia akhirnya mendapatkan yogurt.

Odell Barnes Jr: Perdamaian dunia
Salah satu permintaan paling sulit untuk staf katering berasal dari Odell Barnes Jr, yang telah merampok, memukuli, dan menikam seorang perempuan di rumahnya sendiri tahun 1989. Sayangnya bagi Barnes, dan seluruh dunia, petugas lapas menolak permintaan terakhirnya untuk “menyuguhkan” keadilan, kesetaraan, dan perdamaian dunia sebagai santapan terakhirnya.


Share

WASHINGTON, KOMPAS.com — Presiden Barack Obama, Rabu (1/12), menunjuk seorang ahli anti-terorisme, Russell Travers, memimpin upaya Amerika Serikat mengurangi kerusakan akibat pembocoran dokumen rahasia oleh Wikileaks dan mencegah pengungkapan data secara tidak sah pada masa depan.

“Russell Travers, Wakil Direktur Pembagian Informasi di Pusat Antiterorisme Nasional, akan memimpin upaya komprehensif untuk mengidentifikasi dan mengembangkan pembaruan struktural yang dibutuhkan terkait pelanggaran Wikileaks,” kata Gedung Putih dalam satu pernyataan. Washington berada dalam tahap pengendalian kerusakan sejak laman internet penyingkap aib (whistle blower) itu hari Minggu lalu mulai mengungkapkan secara terbuka sekitar 250.000 kawat diplomatik rahasia AS, banyak dari data itu mengungkapkan penilaian yang mempermalukan para pemimpin asing.

Gedung Putih berusaha untuk mengurangi dampak pelanggaran keamanan itu selambat-lambatnya Rabu dan penunjukan Travers termasuk di antara pertanda paling jelas bahwa Pemerintah Obama akan mengambil langkah-langkah substantif guna menghindari terulangnya kebocoran seperti itu. Tugas-tugas baru Travers antara lain memberikan nasihat kepada staf keamanan nasional mengenai aksi-aksi korektif, langkah-langkah mitigasi, dan rekomendasi-rekomendasi kebijakan terkait dengan pelanggaran itu. Ia juga akan mengoordinasikan pembicaraan-pembicaraan antarbadan dalam mengembangkan tindakan-tindakan berkenaan dengan teknologi dan/atau perubahan kebijakan untuk membatasi kemungkinan kebocoran seperti itu terjadi lagi.

Travers telah ditugasi untuk menyusun berkas informasi terkait terorisme yang mengalir ke badan-badan AS sejak serangan 11 September 2001. Harian Washington Post melukiskan dia sebagai penjaga database pemerintah tentang kelompok-kelompok teroris dan seorang koordinator bagi prakarsa-prakarsa pembagian informasi terorisme. Pusat Antiterorisme Nasional tempat ia bekerja termasuk di antara beberapa badan yang gagal membongkar rencana untuk meledakkan sebuah pesawat AS pada Hari Natal tahun lalu.

Sebagian terbesar dari kawat-kawat diplomatik yang diungkapkan Wikileaks kali ini berasal dari Departemen Luar Negeri atau para diplomatnya pada misi-misi di luar negeri, dan departemen itu telah melancarkan peninjauan kembali atas prosedur keamanannya.


Share

ISLAMABAD, KOMPAS.com – Ribuan Muslim Pakistan berpawai di Islamabad dengan pengamanan ketat Minggu (5/12/2010) untuk menuntut pemerintah segera mengakhiri persekutuan yang tidak populer dengan AS. Sekitar 3.000 orang ikut serta dalam pawai diselenggarakan oleh kelompok garis keras Jammat-i-Islami (JI) di dekat gedung parlemen.

“Sudah waktunya bagi penguasa dan pembuat kebijakan kita untuk memberi tahu Amerika ’tidak lagi’ dan seluruh negeri harus menjadi bagian dari gerakan ’Enyah Amerika’,” kata sebuah deklarasi.

“Kami mengadakan pawai ini untuk memprotes aliansi pemerintah dengan AS, yang meningkatkan inflasi, pengangguran dan ketidakadilan sosial di negara ini,” kata ketua JI Syed Munawar Hassan.

Ia memperingatkan bahwa operasi militer di daerah suku Waziristan Utara akan menyulut gelombang baru terorisme di Pakistan.

AS telah meminta Pakistan meluncurkan operasi darat besar-besaran di Waziristan Utara, yang dianggap sebagai sarang gerilyawan Taliban dan Al-Qaeda di perbatasan dengan Afganistan. Namun, Islamabad menyatakan, militernya akan terlebih dulu memperkuat kemenangan atas militan di daerah-daerah suku lain dan wilayah baratlaut.

Orang dengan segala usia berdatangan ke Islamabad dengan bus, mobil, kendaraan roda tiga, sepeda-motor dan sepeda kayuh untuk mengikuti pawai itu, sementara polisi bersenjata dan aktivis partai yang berjenggot menjaga ketat aksi tersebut. “Kami ingin pemerintah menghentikan operasi militer di wilayah baratlaut dan kawasan suku,” kata Hassan.

Pakistan mendapat tekanan internasional yang meningkat agar menumpas kelompok militan di wilayah baratlaut dan zona suku di tengah meningkatnya serangan-serangan lintas-batas gerilyawan terhadap pasukan internasional di Afganistan.

Kawasan suku Pakistan, terutama Bajaur, dilanda kekerasan sejak ratusan Taliban dan gerilyawan Al-Qaeda melarikan diri ke wilayah itu setelah invasi pimpinan AS pada akhir 2001 menggulingkan pemerintah Taliban di Afganistan.

Pasukan Pakistan meluncurkan ofensif udara dan darat ke kawasan suku Waziristan Selatan pada 17 Oktober 2009, dengan mengerahkan 30.000 prajurit yang dibantu jet tempur dan helikopter meriam.

Meski terjadi perlawanan di Waziristan Selatan, banyak pejabat dan analis yakin bahwa sebagian besar gerilyawan Taliban telah melarikan diri ke daerah-daerah berdekatan Orakzai dan Waziristan Utara.

Waziristan Utara adalah benteng Taliban, militan yang terkait dengan Al-Qaeda dan jaringan Haqqani, yang terkenal karena menyerang pasukan Amerika dan NATO di Afganistan, dan AS menjadikan daerah itu sebagai sasaran serangan rudal pesawat tak berawak.

Pasukan Amerika menyatakan, daerah perbatasan itu digunakan kelompok militan sebagai tempat untuk melakukan pelatihan, penyusunan kembali kekuatan dan peluncuran serangan terhadap pasukan koalisi di Afghanistan.

Para pejabat AS mengobarkan perang dengan pesawat tak berawak terhadap para komandan Taliban dan Al-Qaeda di kawasan suku baratlaut, tempat militan bersembunyi di daerah pegunungan yang berada di luar kendali langsung pemerintah Pakistan.

Sejumlah pejabat Pakistan melaporkan, sedikitnya 21 serangan pesawat tak berawak AS menewaskan sekitar 120 orang pada September, bulan paling mematikan dalam serangan semacam itu.

Lebih dari 250 orang tewas dalam 48 serangan sejak 3 September, yang menyoroti ketegangan dengan Islamabad terkait dengan kecaman AS karena sejauh ini Pakistan tidak melancarkan ofensif darat ke Waziristan Utara.

Pejabat-pejabat AS mengatakan, pesawat tak berawak merupakan senjata sangat efektif untuk menyerang kelompok militan. Namun, korban sipil yang berjatuhan dalam serangan-serangan itu telah membuat marah penduduk Pakistan.

Lebih dari 1.150 orang tewas dalam lebih dari 140 serangan pesawat tak berawak di Pakistan sejak Agustus 2008, termasuk sejumlah militan senior. Namun, gempuran-tempuran itu telah mengobarkan sentimen anti-Amerika di negara muslim konservatif itu.

AS meningkatkan serangan rudal oleh pesawat tak berawak ke Waziristan Utara setelah seorang pengebom bunuh diri Yordania menyerang sebuah pangkalan AS di seberang perbatasan di Provinsi Khost, Afganistan, pada akhir Desember, yang menewaskan tujuh pegawai CIA.


Share


Kondisi kepala Steven Cloak setelah operasi pertama. Jidatnya masih penyok. Dia sudah menjalani operasi kedua dan kepalanya kembali bulat secara proporsional.

LONDON, KOMPAS.com – Bayangkan jika dahi penyok setengah bahkan berbentuk leter U. Itu yang dialami Steven Cloak, warga Inggris. Tapi, dia tetap hidup secara normal.

Peristiwanya terjadi setahun lalu. Steven (26 tahun) tiba-tiba dihajar oleh pemuda 16 tahun, Jack Hobbs, yang sedang mabuk. Hobbs memukul Steven hingga terjatuh, kemudian masin menendang kepalanya dengan sepatu keras.

Apa jadinya? Lihat saja sendiri foto Steven seperti dirilis The Sun. Dahinya penyok-nyok, seperti terperosok.

Waktu itu, dia dilarikan ke rumah sakit dan segera dioperasi. Namun, banyak yang kaget melihat hasil operasinya. Ternyata, dahi Steven tetap penyok, tak bisa dikembalikan.

Para dokter memang terpaksa membuang serpihan-serpihan tulang kepalanya. Sebab, tulang-tulang itu bisa mengancam jaringan otaknya. Para dokter lebih memilih menyelamatkan jiwanya daripada mempertahankan estetika kepalanya.

Keluarganya kemudian memasukkan Steven ke rumah sakit lagi untuk membentuk kepalanya seperti sedia kala. Para dokter akhirnya menggunakan titanium sebagai pengganti tulang untuk mengembalikan bentuk kepalanya seperti sedia kala dan berhasil.

Steven yang kini hidup di Bideford, North Devon, dalam kondisi menganggur. Dia mengaku tak ingat penyerangan yang menyebabkan kepalanya penyok itu.

Sementara sang pelaku, Hobbs yang kini berusia 17 tahun, terancam hukuman selama 10 tahun. Dalam salah satu sidang dia mengatakan, “Dia (Steven, Red) menatapku seolah ingin memukulku. Maka, aku memukulnya lebih dulu.”

Pernyataan itu dinilai mengada-ada oleh jaksa David Evans. Menurutnya, “Kenyataannya Hobbs pemabuk berat.”


Share

Presiden Obama berkomitmen untuk berkerjasama dengan Kongres untuk meloloskan reformasi kesehatan komprehensif pada tahun ini untuk mengendalikan tingginya biaya pelayanan kesehatan, menjamin kesediaan untuk memilih dokter, dan mempertahankan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi yang terjangkau bagi rakyat Amerika. Seperti dilansir pernyataan Kedubes AS di Jakarta, Pemerintah AS percaya bahwa reformasi kesehatan yang komprehensif harus meliputi:

1. Pengurangan kenaikan berkala untuk biaya kesehatan jangka panjang bagi pihak swasta dan pemerintah.
2. Perlindungan bagi keluarga dari kebangkrutan atau hutang akibat biaya pelayanan kesehatan.
3.Jaminan untuk memilih sendiri dokter maupun rencana kesehatan yang dibutuhkan.
4.Investasi pada usaha pencegahan penyakit dan penjagaan kesehatan.
5.Peningkatan keamanan pasien serta kualitas pelayanan
6.Jaminan untuk pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas bagi seluruh rakyat Amerika.
7.Mempertahankan perlindungan asuransi ketika seseorang pindah kerja atau kehilangan perkerjaan
8.Penghapusan pembatasan asuransi bagi orang-orang yang telah memiliki kondisi medis sebelumnya.
9.Reformasi kesehatan dan anggaran negara

“Dibawah anggaran ini, kami akan memberikan pelayanan kesehatan dan kemanusiaan yang lebih efektif bagi rakyat Amerika, dengan cara memotong biaya yang tidak perlu serta memfokuskan program-program pada hasil akhir.” ungkap Menteri Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan Kathleen Sebelius seperti dikutip dari kedubes AS di Jakarta.

Anggaran Presiden akan membantu pembentukan fondasi untuk reformasi asuransi kesehatan. Anggaran ini akan memperkuat sistem pelayanan kesehatan dan peningkatan akses pelayanan dengan menginvestasikan $995 juta untuk menanggulangi peningkatan penyedia pelayanan kesehatan di daerah-daerah yang masih kekurangan, meningkatkan pendanaan demi memperluas pelayanan di pusat-pusat kesehatan sebesar $290 juta dan mengalokasikan sekitar $80 juta untuk memperluas penggunaan teknologi informasi kesehatan.


Share

KOMPAS.com — Lembaga antariksa Amerika Serikat (NASA) akan menggelar konferensi pers tentang isu yang paling membuat penasaran manusia sejagat, yaitu soal alien atau makhluk asing di luar Bumi.

Konferensi pers akan digelar pada hari ini (2/12/2010) pukul 14.00 waktu setempat atau besok (Jumat, 3/12/2010) sekitar pukul 02.00 WIB. Rencananya, konferensi pers tersebut akan membahas penemuan di bidang astrobiologi yang akan memberi dampak pada upaya menemukan kehidupan ekstraterestrial atau di luar Bumi.

Sejumlah pakar dari bidang astrobiologi dan molekuler evolusi akan hadir dalam konferensi pers itu. Beberapa di antaranya adalah Mary Voytek, Direktur Astrobiology Program, NASA Headquarters di Washington dan Felisa Wolfe-Simon, peneliti astrobiologi dari US Geological Survey.

Sejauh ini belum ada keterangan pasti tentang materi spesifik yang akan disampaikan. Beberapa media berspekulasi tentang materi yang akan disampaikan. Gawker, misalnya, mengeluarkan berita dengan judul “Apakah NASA menemukan kehidupan di satelit Saturnus?”, sementara media lain seperti PC World mengeluarkan berita “Apakah Alien Datang?”.

Sementara itu, Phill Plait, seorang reporter astronomi yang selama 10 tahun bekerja di Hubble Space Telescope memberi komentar yang lebih realistis. Ia mengatakan, konferensi NASA mungkin hanya akan mengumumkan beberapa lokasi yang memungkinkan adanya kehidupan, tetapi belum akan secara pasti menyebutkan adanya kehidupan di tempat tersebut.

“Acara ini kemungkinan besar akan mendiskusikan kondisi di planet atau satelit lain yang kondusif untuk kehidupan,” kata Plait. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa jika memang benar ada kehidupan, NASA tak akan menggelar konferensi untuk mengumumkannya, tetapi akan cenderung menutup informasi itu rapat-rapat.

Meski demikian, konferensi ini tetap menarik untuk dilihat. Untuk Anda yang berada di Indonesia, konferensi ini bisa dilihat secara langsung di NASA Television. Tapi, cara mengakses yang paling mungkin adalah lewat streaming dari situs milik NASA. Anda bisa mengeklik link berikut untuk menyaksikannya, http://www.nasa.gov/ntv.

Plait mengatakan, “Para ilmuwan yang hadir dalam konferensi tersebut sangat menarik, termasuk para astrobiolog dan geolog terkemuka yang bekerja menelaah objek dalam tata surya seperti Mars dan Titan.” Jadi, pastikan Anda tak melewatkan momen bersejarah ini.


Share