Archive for the ‘Gien Aquilan’ Category

Untukmu [ perempuanku ]

Posted: Februari 12, 2011 in Gien Aquilan

Perempuanku..

Siapa yang bisa memilih cinta, siapa yg bisa memutuskan kapan cinta harus hadir dan kepada siapa cinta harus tumbuh? Tak ada! Sebab cinta adalah Anugerah. Rahasia-Nya yg unik dan barangkali tak selalu bisa dijelaskan..

Aku mencintaimu, perempuan. Tanpa keraguan. Dan, dgn keyakinan penuh, aku menjatuhkan pilihan..

Dan aku bukan lelaki yg gampang menentukan pilihan, atau mengubah pilihan yg telah dibuat. Aku adalah lelaki yg memilih dan sekaligus menerima resiko atas pilihan yg kubuat. Tak ada kata mundur.. Mereka bilang mustahil. Barangkali ada benarnya. Tapi, bukankah Allah adalah tempat bagi semua kemustahilan? Itulah kenapa, dalam iman yg tak seberapa, selama ini, telah kusandarkan jawaban doa pada-Nya.. Cita-cita untuk bisa menjadi tua bersamamu..

Adapun penantian panjang yg kulalui, biarlah menjadi bagian sejarah betapapun sakit dan membuatku tersiksa. Memandangmu dlm realita memang perih.. Menyikapimu dalam kesunyian dirimu. Untunglah, pada malam-malam, engkau milikku.. Meski dlm mimpi yg kata orang semu..

Aku tidak menyalahkan jika tak ada yg percaya betapa aku menyayangimu. Kesalahan mereka adalah, mengira aku sendiri. Mereka tdk memahami wajahmu yg menyapaku setiap pagi di handphoneku. Mereka tdk melihat fotomu yg terselip di memori Hp ku (Maafkan aku mengambilnya tanpa meminta. Tapi foto itu telah memberiku banyak energi). Mereka juga tdk tahu sosokmu yg terlukis di dalam hati dan tak pernah pudar, meski ratusan hari berlalu..

Perempuanku.. Kau tdk tahu betapa sulitnya utk tetap dalam ketulusan. Untuk menyimpan cinta dlm diam. Dan, melewati hari dgn rindu, cinta, cemburu..

Semoga Allah menceritakan kisah terbaik untuk dirimu, diriku serta kita. Amin, 🙂

Fajar sudah menjemput namun mata ini masih saja terjaga, bukan karna di sengaja tapi memang ada sedikit pikiran yang selalu mengganggu tiap malamku.
hmmm, di tangan kiri ada roko, di kanan kopi susu, cocok banget nh klo sambil ngobrol.
coba buka tema ach, “ABOUT LOVE”, mungkin cocok banget klo di bicarakan…
sedikit share ya… 🙂
Terkadang aku berfikir tuhan itu tidak adil, walaupun guruku selalu berkata tuhan itu maha adil, karena pada kenyataanya kita tidak selalu mampu untuk mendapatkan apa yang kita inginkan dan imbasnya adalah kemampuan untuk menjalani hidup dengan lebih baik menjadi sedikit terganggu.
Hidup ini memanglah sebuah teka-teki yang sangat sulit untuk terpecahkan, hanya segelintir orang saya yang mampu untuk mengerti dan memahami makna dari kehidupan yang sebenarnya. Di kala cinta sudah berbicara dan mengambil hak dari setiap manusia, saya sangat yakin jika nantinya sekuat apapun orang itu, tidak peduli preman, ustad, presidenpun akan bertekuk lutut dibuatnya, apalagi saya yang hanya seorang manusia biasa.
Cinta mampu membuat seseorang menjadi lebih baik ataupun menjadi sangat buruk, karena cinta mampu untuk mengakhiri nyawa sesseorang dan atau bahkann membuat seseorang itu merasa seperti dewa, namun untungnya yang saya alami ini tidak sapai mebuat saya ingin mengakhiri hidup saya dan walaupun demikian cinta ini mampu membuat badan saya menjadi semakin kurus kemudian blog yang saya kelola pun menjadi semakin tidak terurus. Mudah-mudahan semua ini cepat berakhir, saya bias tersenyum lagi dan menjalani hari penuh dengan inspirasi, amin.

JERITAN HATI DINI HARI

Posted: Februari 5, 2011 in Gien Aquilan

Kesabaran tiap orang memang ada batasnya.
Satu hal yang pasti aku rasakan malam ini,
stok kesabaranku telah habis.
Stok kesabaranku telah kamu habiskan malam ini.

Sengaja aku tidak menghiraukan kerisauan hatiku tentangmu.
Sengaja kubeli dengan harga mahal benih kepercayaan untukmu,
namun seakan – seakan semua tidak ada harganya di hadapanmu.
Tidak pernah kamu menghargai secuil pengorbananku.
Hanyalah keputusasaan yang tersisa di hatiku.

Kerinduanku padamu seolah tak menggugah rasa beku di hatimu
Kerinduanku padamu kurasakan semu

Terpuruk aku di sini di dalam sepi
Namun aku yakin akan ketabahan hati
Hanya ikhlas yang bisa aku jalani

Tuhan
Haruskah aku meninggalkannya
Meninggalkan orang yang telah membuat aku merana
Melupakan semua kenangan bersamanya
Dan mengihklaskan semuanya

Tuhan
Mampukah aku
Sanggupkah aku
Kuatkah aku

Doa Di Hari Ulang Tahunku

Posted: Januari 28, 2011 in Gien Aquilan

Create your own banner at mybannermaker.com!

God The Almighty

Ya ALLAH, terima kasih, sudah menambah umurku satu tahun lagi, Ntah berapa umur yang nanti engkau berikan kepada hamba mu ini, tapi yang ku mohon, beri kesempatan untuk berbuat terbaik melalui setiap kata yang ku tulis, setiap kalimat yang kuuntai untuk memuliakan namaMu dan membanggakan keluargaku.

Ya ALLAH, terima kasih untuk setahun yang luar biasa yang Engkau berikan padaKu, limpah rahmat dan marifat yang tidak berkesudahan, yang selalu baru dan pastinya indah setiap pagi. Terima kasih untuk jalan yang telah Engkau lapangkan, pintu yang Engkau bukakan dan keran berkat yang mengucur deras yang Engkau limpahkan.

Terima kasih untuk pelajaran yang Kau beri, bahwa, semua indah pada waktunya, Waktunya Ya ALLAH. Engkau bukakan mata ku, bahwa walaupun sering ku rasa pahit, rancanganmu selalu yang terbaik dan berkatmu selalu first class. Setahun ini aku banyak belajar, bahwa semua yang ada di dunia ini hanya semata milikMu… semua bisa Engkau ambil dan Engkau gantikan berlipat lipat ganda. Ya ALLAH, ajar aku untuk tidak meminta kembali apa yang hilang, tapi ajar aku untuk percaya apa yang Engkau berikan adalah yang terbaik. Ajar aku agar dapat bertutur kata yang baik yang tidak menyakiti perasaan orang lain yang menyayangi aku.

Terima kasih Ya ALLAH, untuk bakat menulis yang Engkau berikan padaku, biarlah setiap kata yang ku tulis bisa membuat Engkau tersenyum di surga. Tuhan, terima kasih untuk permintaan hari ulang tahun tahun lalu yang Engkau kabulkan, tahun lalu aku berdoa, ingin jadi ” Somebody Special ” dan Engkau sudah memberikannya lebih dari yang aku pernah pikirkan bisa terjadi dan akan terjadi Tuhan. Terima kasih untuk orang orang yang telah berjasa ( yang tidak dapat ku sebut satu persatu ) dan terlibat dalam semua yang terjadi pada diriku dan karyaku. Hanya doa yang terbaik yang dapat kuberikan kepada mereka untuk membalas semua kebaikan mereka.

Di hari ulang tahunku ini, aku mau mengirim doa untuk ibuku yang aku sangat kasihi, yang sudah berpeluh sakit dan pahit mengandung, melahirkan dan membesarkan aku. Berikan ibuku kesehatan, kebahagiaan, kebijaksanaan dan hari tua yang bahagia. Untuk papaku, aku juga ingin mengantar doa, aku tahu, Engkau sangat sayang sama orang tuaku. Berikan semua berkat yang terbaik untuk mereka. Mereka manusia yang luar biasa untuk aku. Aku tidak bisa membalas semua yang mereka telah perbuat untuk aku, tapi aku pinta padaMu, dalam setiap doaku, berharap agar bisa jadi anak yang dapat mereka banggakan.


” Make a Wish “

For my Family… entah aku sudah gagal atau belum dalam kehidupanku di lingkungan keluargaku. Aku hanya makhluk tanpa apa-apa, aku hanya bisa berusaha, tolong iringi usaha ku ini dengan doa kalian semua semoga usahaku mampu membahagiakan kalian semua.
For My Inspiration… Gina, kau adalah titipanNYA yang telha menyadarkanku akan perasaan yang ku punya. Kau begitu sempurna di mataku.
Sikap dan kasihmu membuatku selalu merasakan hidup yang sesungguhnya. Aku sangat menyayangimu wanitaku.. Mari kita songsong hidup kita bersama dalam suka dan duka… I Love You.

Ya ALLAH, ajar aku untuk selalu rendah hati dengan kepala tertunduk dan pimpin hidupku diwaktu yang akan datang. Ku pasrahkan setiap tarikan nafasku, setiap langkahku hanya kepada Mu sekarang dan selamanya.


Share

Indah rasanya saat itu. Kita selalu menghabiskan penghujung hari berdua. Berbagi suka dan duka juga berdua. Melewati malam demi malam dan menyasikan padamnya lampu-lampu hias di emperan mall.

Aku merindukan saat-saat itu. Saat ku masih selalu dapat memenuhi permintaan mu, saat ku selalu bisa menemani kesendirian mu. Saat ku masih mendengar suara manja mu dan saat ku masih bisa melihat senyum ceria mu.

Ketika aku membutuhkan mu, aku cukup telepon atau sms dan kau pun sudah ada dihadapanku. Saat ku lapar pun kau selalu mau berbagi bekal makanan mu bersama ku. Aku merindukan saat-saat itu…

Saat tubuh ku mulai lemah dengan penyakit yang ku derita kau selalu siap untuk terjaga untuk ku, menemani ku dalam sudut sepi ruang kamar ini, menyuapi ku ketika jadwal makanku, menasihati ku untuk selalu meminum obat dan merayu ku ketika aku tak mau. Aku merindukan saat-saat itu…

Bunda, itulah panggilan sayangku yang kelak kau sandang sebagai pendamping hidupku. Sudah 2 tahun kita bersama, dan 2 tahun mendatang kita telah merencanakan pernikahan, kuharap semua berjalan seperti yang kita rencanakan, itu yang selalu ku mohon dari Allah dalam setiap doaku. Dan semoga Allah mengabulkannya.


Persaudaraan di antara dua personil Oasis rupanya tidak menjadi alasan keduanya untuk berdamai setelah bertengkar dengan hebat. Bahkan, Liam Gallagher dan Noel Gallagher dilaporkan tidak saling bicara sejak mereka Oasis buyar.

Band Inggris ini buyar pada Agustus 2009 setelah sang vokalis, Liam, bertengkar hebat dengan Noel sang gitaris, yang juga saudara laki-lakinya di belakang panggung sebelum menjalani konser di Paris, Prancis.

Noel menyatakan keluar dari band penuh kemarahan setelah pertengkaran ini, dan Liam, yang membentuk band bernama Beady Eye bersama personil Oasis yang lain, menyatakan bahwa dirinya dan Noel tidak saling bicara selama kurang lebih 18 bulan.

Ketika ditanya mengenai masalah ini, Liam pun menjawab masih dengan nada jengkel, “Belum pernah bicara dengannya.” Bahkan, ketika ditanya apakah Noel sudah tahu dirinya membentuk Beady Eye, Liam menjawab, “Tidak tahu. Tidak peduli.”

Dan Liam bukan satu-satunya personil Oasis yang ‘jauh’ dari Noel. Gem Archer, sang gitaris, mengaku bahwa hubungannya dengan Noel jadi sangat terbatas.

“Aku akan bertemu dengannya lagi, cepat atau lambat. Maksudku, dia saudaraku, dan aku dekat dengannya selama 10 tahun. Tapi saat ini, hanya sebatas SMS dan semacamnya,” pungkasnya.


Share

GIEN EDELWEISS

Posted: Desember 12, 2010 in Gien Aquilan

kau indah dan nyata
apakah selalu tertanam dihatiku
menghiasi dinding kalbu
menjadi pengharum nuansa semu

ingin kuikat kau slalu
agar tak ada yang memetikmu
kujaga dan kurawat slalu
agar indahmu slalu terpaku

betapa hati akan berseru
kaulah bunga impianku
benarkah kau akan selalu dihatiku
mengakar erat disanubariku

jangan kau tersedu dan layu
hanya karna cahaya semu
biarkan indahmu menjadi satu
satu dengan keabadian cintaku

Seperti bunga Edelweiss yang selalu MEKAR, dan ABADI…!!!

edelweiss cinta…..


Share

Hari Sabtu telah tiba… Hmmm… Apa yang harus aku lakukan di saat-saat seperti ini… Kalau bangun pagi sepertinya “ngga banget”…

…………….

Sejenak aku berpikir di dalam batas antara dunia sadar dengan dunia mimpi… Apakah orang lain dapat melakukan yang seperti itu juga…

……………

Sejenak aku terbangun ketika sebuah pancaran sinar menembus jendela dan menyentakkan dunia monologku… Aku jadi sadar bahwa aku hanya seorang diri yang tersudut di ujung kamar…

…………….

Sejenak aku membuka pintu kamarku dan kudapati begitu banyak surat kehidupan yang tertumpuk di depan kamarku… Surat-surat tersebut hendak memberitahuku bahwa semuanya belum selesai…

……………

Sejenak aku meninggalkan kamarku dan melihat dunia di sore hari… Dunia yang luas, bukan sempit seperti daun kelor… Hanya orang aneh yang berpikir seperti itu… Ataukah yang aneh adalah diriku sendiri…

…………..

Sejenak aku berharap untuk dapat melarikan diri, walaupun itu hanya untuk sementara waktu, di malam minggu ini…


Share

Entah ada apa dengan malam ini, ketika aku membuka suatu buku simpananku di masa kuliah dulu, aku menemukan secariK kertas lusuh yang tersimpan rapih di tumpukan buku-buku kuliahku. kertas itu bukan tentang isi kuliah aku atau beberapa kertas catatan utangku di masa kuliah dulU terhadap teman-temanku, hahahaaaa… memalukan sekali ya ( maklumlah hidup merantau, harus rajin-rajin gali lobang tutup lobang ).
Kembali lagi kepada kertas itu, aku sangat kaget ketika membacanya, ternyata itu suatu catatan pribadi ku tentang sosok wanita yang aku kenal selama belasan tahun.

Ini beberapa tulisanku di masa lalu aku tanpa kesadaranku menulis untuk dia.

” Catatan Bunga Hitam “

28 – 08 – 2007
Hatiku kembali terikat oleh seseorang. Terikat dalam arti ada yang membuat diriku terdiam sejenak saat aku melihatnya. Aku tak tau kenapa ini bisa terjadi. Aku bertanya, kenapa sangat mudah bagi diriku untuk melupakan seseorang yang dulu pernah singgah di hidupku? Seseorang yang dulu pernah mewarnai hari-hariku, seseorang yang dulu aku bangga-banggakan kepada orangtuaku, dan seseorang yang dulu pernah mengatakan “anak laki-laki ngga’ boleh cenggeng”. Tapi semua itu sudah berakhir. Dan kini aku telah menemukan pengganti dirinya. Sosok wajah yang sebenarnya sudah aku kenal beberapa tahun yang lalu. Tapi mungkin aku terkadang luput untuk memperhatikan dirinya. Aku baru menyadari sekitar dua minggu ini, saat aku bertemu meminta dia untuk mau bertemu denganku dengan berlatar belakangkan betemu sahabat lama. Dalam hatiku awalnya hanya iseng yang terucap, “ternyata dia manis juga, ya!” Tetapi setelah ucapan iseng itu, pikiran dan mataku selalu tertuju pada dirinya ketika aku selalu membuka suatu account jejaring sosial milik dia. Dia, dia yang begitu menawan seperti rembulan bercahaya. Setiap melihat senyumnya pun, aku tak tahan untuk segera membalas senyuman manisnya. Lamunanku terisi oleh bayang-bayang wajahnya…Jika Yang berkuasa berkehendak, aku mohon dia bisa hadir dalam hidupku.

GSP, miss u..!!!!

Untuk Dia disana, aku bangga terhadapmu untuk semua hal yang pernah kamu perjuangkan selama ini.


Share

Tetesan Rindu Sosokmu

Posted: Desember 4, 2010 in Gien Aquilan

Aku mencoba menunggumu
Tapi tak ku dapatkan sedikit kabarpun darimu
Perlu kau tahu, aku sangat merindukanmu
Tapi kau tak mengerti akan hal itu
Sesak rasanya semua itu

Kau ada saat diamku
Kau tahu diam adalah amarahku
Fahami lah semua itu
Ku coba kendalikan semuanya
Dengan diam seperti itu

Lembar demi lembar coba ku baca
Tapi kemana konsentrasiku
Aku tak mau menyalahkanmu
Tapi ku hanya ingin sedikit
Biar batinku tenang tak menyempit sesak

Kadang ku berfikir
Sebelum semuanya melebur
Aku ingin menjauh tinggalkanmu
Sampai memang waktu tepat itu tiba
Hingga urusanku tak teganggu oleh fikiran tentangmu

Jangan dekati aku
Jika hanya ingin gores merah di kertas putihku
Yang dulu sudah pernah tergores pilu
Perih menghilangkan asa hidupku
Yang coba kembali ku bangunkan asa denganmu

Kadang ku merenung
Benarkah atau salahkah semua ini
Cukup satu kali
Tak mau terulang lagi
Jika kau sungguh-sungguh
Fahami dan mengerti akan ku yang Rindu sosokmu


Share