Aplikasi PLC Sederhana

Posted: Februari 18, 2011 in TEKNIK MESIN

Sekarang mari kita bandingkan sebuah rangkaian relay dalam bentuk simbol elektronik dengan simbol logik PLC. Seperti pada artikel Relay, kita bisa membayangkan cara kerja PLC seperti cara kerja pada rangkaian relay tersebut.
Di bawah ini adalah simbol rangkaian elektronik yang terdiri dari SW1, SW2, Relay (Coil) dan Battery (power supply).
Simbol Rangkaian Elektronik
Pada rangkaian di atas relay akan ON (menutup) apabila kedua saklar yaitu SW1 dan SW2 kita tutup. Sekarang kita ubah simbol elektronik di atas menjadi diagram Ladder yang biasa digunakan pada PLC. Maka akan tampak seperti di bawah ini:
Aplikasi Sederhana
SW1 dan SW2 digambarkan dengan lambang LD (Load) input, sedangkan Coil dilambangkan dengan Out. Dan semuanya dibuat dalam satu baris (istilah dalam PLC adalah Rung/ anak tangga). Sedangkan garis vertikal di dua sisi adalah bisa kita anggap power supply. Instruksi END merupakan tanda akhir baris pada instruksi PLC. Pada beberapa type PLC instruksi ini mutlak dimasukan, tetapi ada juga beberapa PLC yang tidak memerlukan instruksi ini untuk menandakan akhir suatu program PLC.
Untuk lebih memahami kita coba menggunakan software ZEN dari OMRON yang mempunyai fasilitas Simulasi PLC. Jika anda belum punya, bisa coba download di sini. Perhatikan gambar printscreen dari program ZEN di bawah ini yang identik dengan gambar di atas.

Gambar di atas semua input dan output dalam kondisi OFF. Berikut ini SW1 dalam kondisi ON yang ditunjukkan dengan warna hijau pada I0,

Gambar berikut ini menunjukkan SW2 (I1) dalam kondisi ON,

Dan gambar terakhir kondisi kedua switch ON, yang berarti output juga ON,

Dari gambar-gambar di atas dapat diambil gambaran, bagaimana sebuah PLC bekerja. Kalo kita gunakan teori Aljabar Boole, pasti akan lebih paham. Output akan ON (menyala) jika kedua input ON (menyala). Ini sama dengan pernyataan AND pada operasi Boolean.
Memang cara kerja PLC adalah menggunakan prinsip Aljabar Boole, seperti tabel di bawah ini:

Pernyataan 1 (SW1) Pernyataan 2 (SW2 Hasil (Coil)
True………………………..True……………………….True
True………………………..False………………………False
False ……………………….True……………………….False
False ……………………….False………………………False

Atau lebih jelasnya dengan gambar berikut, di mana I0 dan I1 sama dengan Sw1 dan Sw2, Q0 sama dengan Coil (output):

Mudah-mudahan pemaparan di atas mudah dipahami.

Komentar
  1. arif mengatakan:

    infonya hebat gan…
    ada link buat download softwarenya egak gan???
    minta dong …
    thx thx thx

  2. UpayFan mengatakan:

    coba searching aja sob di om google, mungkin ada…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s