Berkatalah Sebatang Rumput Liar

Posted: Desember 10, 2010 in Puisi

Tak seorang pun mengindahkanku
Tak seorang pun memperhatikanku
Tak seorang pun
Dan tak seorang pun

Kala aku mulai tumbuh besar
Dengan segera mereka akan membunuhku
Mereka menganggap aku ini gulma
Tak lebih dari tanaman pengganggu

Berbahagilah saudara-saudaraku
Kalian yang terinjak-injak di lapangan bola
Dan kalian yang dijadikan makanan domba
Setidaknya hidup kalian tidak percuma

Oh… Betapa malangnya anak-anak manusia
Yang hidup percuma, seperti aku adanya.


Share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s