Cinta dalam Diam, dari Kejauhan, dengan Kesederhanaan dan Keikhlasan

Posted: Desember 3, 2010 in Puisi

bukan karena membenci kehadirannya,

bukan tak ingin membicarakannya, bukan karena lemah menghadapinya. hanya saja diam adalah sikap yang kupunya.

karena cinta tak harus dijauhi, karena cinta tak harus mengata, karena cinta tidak berwujud. jika belum jelas bagaimana jadinya.

cintailah ia dalam diam. karena dengan itu kau bisa menjaga rasa…

bukan karena membenci kehadirannya,

layaknya bintang dilangit yang indah bila dipandang dari atas bumi itu, sebab hadirmu menjadi coba saat kau dekat disini.

cukuplah dari kejauhan itu, aku mencintaimu

untuk rasa syukur akan perasaan itu. cukup dengan menjaganya, tidak di pupuk dengan kata sayang yang menggoyahkan imanmu, atau seutas kata rindu yang membelenggu harimu dan hariku, sesederhana hembusan angin yang menyimpan potensi topan jika tak dijaga. hanya dengan kesederhanaan cintailah ia,

karena tiada yang tahu bagaimana rencana-Nya, mungkin saja rasa ini akan melapuk atau membeku dengan perlahan.

karena hati mudah dibolak-balikan, serahkan cinta yang tiada sanggup dihalalkan itu pada yang Memberi dan Memilikinya.

biarkan ia yang mengatur semuanya. hingga keindahan itu datang pada waktunya. dan ikhlaslah dalam cinta.

cukup Cintai ia dalam diam, dari kejauhan, dengan kesederhanaan dan keikhlasan

sebab cinta harus mengerti,

bagaimana ia harus ditempatkan dalam waktu..

AJ.


Share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s