Nyanyi Sunyi Pendekar Sampah

Posted: Desember 2, 2010 in Puisi

Hidup memang tak banyak memberi

Tapi banyak yang kami punyai untuk berbagi

karena kami punya hati untuk yang lain

Di tong-tong sampah

Di air-air keruh penuh kotoran dan sampah membusuk

Kami merajut masa depan

Sambil bergurau dengan nasib

Yang selalu mengelak dari kami

Dan kami akan terus mengais

Memungut yang tersisah dari kehidupan

Sambil berkubang di air keruh

yang dengan caranya sendiri tela merampas yang lebih dari si kaya

tersenyum membalas cibiran dan caci maki penduduk

Sampai nasib berpihak pada kami

Di kehidupan yang akan datang

Tuhan

Suatu saat ketika sampah-sampah ini habis

Aku ingin memulung lagi di kemewahan surgamu.


Share

Komentar
  1. anang nurcahyo mengatakan:

    sangat menarik, makasih n terus berkarya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s