Rumah Seribu Cermin

Posted: November 30, 2010 in Kumpulan Cerita

Dahulu, di sebuah desa kecil yang terpencil, ada sebuah rumah yang dikenal dengan nama “Rumah
Seribu Cermin.”
Suatu hari seekor anjing kecil sedang berjalan-jalandi desa itu dan melintasi “Rumah Seribu
Cermin”. Ia tertarik pada rumah itu dan memutuskan untuk masuk melihat-lihat apa yang ada di
dalamnya.

Sambil melompat-lompat ceria ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu depan. Telinga
terangkat tinggi-tinggi.
Ekornya bergerak-gerak secepat mungkin.
Betapa terkejutnya ia ketika masuk ke dalam rumah,ia melihat ada seribu wajah ceria
anjing-anjing kecil dengan ekor yang bergerak-gerak cepat.

Ia tersenyum lebar, dan seribu wajah anjing kecil itu juga membalas dengan senyum lebar, hangat
dan bersahabat. Ketika ia meninggalkan rumah itu, ia berkata pada dirinya sendiri, “Tempat ini
sangat menyenangkan.
Suatu saat aku akan kembali mengunjunginya sesering mungkin.”

Sesaat setelah anjing itu pergi, datanglah anjing kecil yang lain. Namun, anjing yang satu ini
tidak seceria anjing yang sebelumnya. Ia juga memasuki rumah itu. Dengan perlahan ia menaiki
tangga rumah dan masuk melalui pintu.
Ketika berada di dalam, ia terkejut melihat ada seribu wajah anjing kecil yang muram dan tidak
bersahabat.
Segera saja ia menyalak keras-keras, dan dibalas juga dengan seribu gonggongan yang menyeramkan.
Ia merasa ketakutan dan keluar dari rumah sambil berkata pada dirinya sendiri, “Tempat ini
sungguh menakutkan, aku takkan pernah mau kembali ke sini lagi.”

Semua wajah yang ada di dunia ini adalah cermin wajah kita sendiri. Wajah bagaimanakah yang
tampak pada orang-orang yang anda jumpai? (Japanese
Folktale)

Hikmah:

1. Bukan dengan siapa Anda bergaul, tetapi bagaimana Anda bergaul. Jika Anda tidak pernah
ngobrol dengan preman di dekat rumah Anda, ketahuilah bahwa Nabi saw sering mengajak preman
Makkah (mis: Umar bin Khattab, masuk Islam. Ketika Anda mengaplikasikan Islam dengan baik, insya
Allah akan Anda temukan sekitar Anda menjadi baik. Kata ust. Al Hudaibi
(kira-kira): Dirikan Islam dalam hatimu, maka ia akan berdiri di negaramu.

2. Jangan lupa: rumah kaca kita ada dua: Dunia dan akhirat. Buat apa termasyhur di kalangan
penduduk dunia, jika dipandang hina oleh penduduk langit? Kita harus bergaul dengan penduduk
dunia dan beribadah kepada Allah secara baik, dan pada keduanya ada cara-caranya sendiri.

3. Bagi yang belum menikah: pernahkah Anda berdoa meminta istri/suami yang rajin tahajjud, rajin
tilawah, dsb? Lihatlah cermin Anda! Jika Anda temukan bayangan yang rajin, kira-kira begitulah
nanti pasangan hidup Anda. Sebaliknya jika Anda temukan bayangan seorang pemalas, banyak tidur,
banyak menghamburkan waktu dsb, kira-kira begitu jugalah pasangan Anda. Allah tidak akan berlaku
dzalim kepada Anda dan pasangan Anda. Tetapi jangan pesimis. Kita masih bisa memperbaiki diri
asal memulainya sekarang juga

4.Sabda nabi saw: Senyummu pada wajah
saudaramu adalah shadaqah….. Hayo jangan pelit….

Mudah-mudahan bermanfaat.


Share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s