Kupu-kupu Kecil

Posted: November 30, 2010 in Puisi

Debu menyentuh kulit kelam tubuhnya
Membuatnya nampak semakin kumuh
Entah apa yang ada dibenaknya saat itu
Kulihat ia dengan kedua kaki kecilnya
Melangkah ketengah jalan beraspal

Di depan sebuah jendela mobil ia menengadahkan tangan
Poni tipisnya lusuh menutup i keningnya yang juga lusuh
Tak tega juga seorang paruh baya dari dalam mobil itu
Memberinya selembar uang merah, ya sepuluh ribu diberi oleh ibu itu

Seteguk air dari botol kotor itu diteguknya
Ia lalu duduk di atas trotoar dipinggir jalan
Matanya berbinar melihat bising mesin beroda lewat dihadapanya

Kupu-kupu kecilku jangan pernah engkau meragu
Merengkuh cita-citamu walau dari jalanan
Katakan pada mereka kau akan bisa melintasi waktu
Jangan menyerah pada debu dan terik yang menyengat kulitmu
Aku kan slalu menjagamu dari kerapuhan

Wahai kupu-kupu kecilku berlarilah dan jangan berhenti
Tuk engkau menggapai mentari
Walau engkau terjatuh dalam hidupmu
Berdirilah dan terus berlari
Mengejar semua mimpimu
Tuk memberi sedikit keindahanmu kepada dunia


Share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s