Pengorbanan Adalah Kunci

Posted: November 26, 2010 in Kumpulan Cerita

Di suatu ketika ada seekor burung yang sedang terpaku menatap indahnya si mawar putih.
Waktu demi waktu dia habiskan dengan selalu mendekati mawar putih itu.
Sampai akhirnya si burung itu memberanikan diri mencurahkan kasih sayangnya terhadap mawar putih.
Ketika si burung mencurahkannya sang mwar pun membalas dengan ucapan, “aku sangat tidak akan pernah bisa untuk mencintai kamu”.

Walu ucapa si mawar putih itu sangat menyayat hati si burung, namun bagi si burung itu bukan akhir dalam perjuangan untuk mendapatkan hati si mawar.
dia selalu terus menerus mencari cara agar si mawar tersadar akan cinta tulus si burung.
Hari-hari burung pun selalu di temani dengan rasa sakit hati atas perlakuan si mawar putih.

Hingga suatu ketika si mawar bertanya kepada sang burung, mawr putih pun berkata ; ” aku akan mencintai kamu dan menerimamu, jika kamu dapat merubahku menjadi mawar merah..!!”

Tantangan berat untuk sang burung, ia bingung, tak tau harus bagaimana.
Namun rasa sayang yang tulus si burung kepadasi mawar putih itu, ia pun bersumpah kepada dirinya sendiri jika ia akan selalu sayang walau maut itu memanggil.

Dan akhirnya pertemuan antara si burung dengan si mawar putih datang.
Dengan nada sombongnya si mawar putih menagih janji pada si burung.
Saat itu pula si burung terus saja menatap si mawar dengan mata berkaca-kaca.
ia bahagia bisa melihat si mawar untuk terakhir kalinya…
Dengan ketenanganya si burung memotongkan sayapnya sendiri lalu menebarkan darahnya kepada si mawar putih itu.
Hingga mawar putih berubah menjadi mawar merah seperti yang diinginkan si mawar putih itu.

Seketika si mawar terkejut dan tidak menyangka akan sejauh itu perlakuan si burung kepadanya.
Lalu ia pun tersadar akan rasa cinta dan sayang tulus yang burung punya terhadapnya.

Tapi Semua telah berbeda, bukan dimulailah suatu hubungan si burung dengan si mawar namun ini adalah akhir dari perjuangan si burung terhadap si mawar putih.
Kepergian sang burung menyisakan rasa cinta dan sayang terhadapnya dan ia pun pergi untuk selama-lamanya.

” Hargailah perjuangan orang lain yang tulus terhadapmu, di saat itulah waktu yang tepat untuk kamu rasakan kebahagiaan yang tak akan tergantikan, sebelum semuanya berbeda dan ia meninggalkanmu selama-lamanya.”


Share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s