Bendera Setengah Tiang

Posted: November 25, 2010 in Kumpulan Artikel Sejarah

Apa itu bendera setengah tiang? Bendera setengah tiang merupakan lambang duka cita. Biasanya dikibarkan jika ada peristiwa yang berduka, seperti halnya kematian mantan presiden Indonesia, H.M. Soeharto.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan rakyat Indonesia untuk memasang bendera setengah tiang selama tujuh hari terhitung dari tanggal 27 Januari 2008 hingga tanggal 2 Februari 2008 dan pemerintah menetapkan 7 hari ini sebagai hari berkabung nasional.

Banyak pro dan kontra yang terjadi soal instruksi ini. Hal ini juga terjadi di lingkungan saya. Keluarga saya memutuskan memasang bendera sebagai penghormatan terakhir ke Pak Harto. Kita semua tahu kesalahan yang diperbuat beliau, namun hal ini tidak membuat kami untuk tidak memasang bendera.

Beberapa tetangga protes karena kami memasang bendera setengah tiang. Berikut adalah percakapan 2 seksi repot rumah tangga.

Mbak-nya si tetangga: “Ngapain sih pasang bendera? Orang kayak Soeharto mah nggak usah dipasangin bendera setengah tiang”

Si Mbak di rumah cK: “Mbok ya kita hormatin. Begimanapun pak Harto khan dulu presiden kita.”

Mbak-nya si tetangga: “Ah, majikan saya mah nggak mau. Buat apa juga? Toh udah mati si pak Harto.”

Si Mbak di rumah cK: “Woo, kita beda kalok gitu. Majikan saya respek ama pak Harto walopun pak Harto banyak salah.”

Mbak-nya si tetangga: “Terserah situ deh. Situ liat sendiri khan? Nggak ada tuh yang pasang bendera. Kayaknya cuma rumah ini doank.”

Si Mbak di rumah cK: “Nggak papa, siapa tau yang pasang bendera dapet dor pres (door prize.red).”

Mbak-nya si tetangga: *ngakak*

Balik lagi ke kontroversial pemasangan bendera setengah tiang. Ketika berangkat ke kantor, hanya beberapa tempat yang memasang bendera setengah tiang. Saya sempat browsing internet dan menemukan topik mengenai Tolak Pengibaran bendera setengah tiang. Ternyata memasang bendera setengah tiang pun menjadi pro dan kontra saat ini.

Apakah kita pantas memasang bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan, mengingat jasa pak Harto memerintah Indonesia selama 32 tahun ini walaupun banyak sekali kesalahan yang beliau lakukan?

Apakah kita tidak perlu memasang bendera setengah tiang karena kesalahan-kesalahan beliau di masa lampau?

Semua keputusan ada di tangan masing-masing. Yang pasti di rumah saya pasang bendera setengah tiang. Terlepas dari apapun juga, kami memutuskan memasang bendera setengah tiang sebagai bentuk respek kami kepada mantan presiden yang menjabat paling lama di Indonesia.

Memasang bendera bukan berarti kami setuju dengan apa yang beliau lakukan selama ini. Kami mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk respek serta penghormatan terakhir. Beliau sudah tidak bisa diadili di dunia ini, namun beliau pasti akan diadili di akhirat.

Selamat jalan pak Soeharto. Semoga engkau ditempatkan di tempat yang layak…


Share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s